Posts

bakar kelambu

WiFi Hotspots will be Small Cells in Mobile Broadband Networks by 2015

al-Hikam | Panduan dari kitab al-Hikam

Dahi Ayah..

Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya,tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbongkok-bongkok, disertai suara batuk-batuknya. Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya : "Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?"

Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang berehat di beranda. Si ayah menjawab : "Sebab aku lelaki."

Anak perempuan itu berkata sendirian : "Aku tidak mengerti".

Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa kebingungan. Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki."

Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan.

Kerana perasaan ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibun…

sudah tidak ditakuti...

Bila takut dengan Tuhan sudah tiada,
Rasa aman pula berhadapan dengan mati,
Tidak takut dengan dosa yang membawa ke neraka,
Sembahyang pun cuai
Kalaupun bersembahyang tidak terasa menyembah Tuhan
mengumpat, mengadu domba, menghina
akan jadi budaya
pemarah, hasad dengki, dendam menjadi tabiat diri
memfitnah menjadi hiburan nafsunya
Kesalahan orang lain nampak selalu,
Kesalahan diri, tidak diperhati
Kebanyakan sudah tidak minat lagi,
Kalaupun dilakukan sekedar tradisi
Bukan dari hati,
jauh sekali keredhaan Ilahi
jiwa pun gelisah selalu,
pikiran tidak menentu,
Dengan anak isteri tidak harmonis lagi,
Krisis rumah tangga berlaku selalu,
kompleks jiwa merobek-robek kebahagiaan
maka syeitan pun mempermainkan mereka
dosa pun memburu
macam manusia memburu haiwan
Di dalam keadaan begini malaikat maut pun datang
nyawa pun direntap
mati dalam su'ul khatimah
waliyadzubillah

Inilah suami Idaman ....

Suami yang sholeh sangat bertanggung jawab kepada keluarganya.
Keluarganya dibawa mencintai dan menakuti Tuhannya.
Mereka dididik beribadah dan berakhlak yang mulia.
Syariat Tuhannya adalah disiplin di dalam rumah tangganya.

Tanggung jawab dunianya suami tidak pula mencuaikannya.
Makan minum, pakaian, tempat tinggal diurus dengan baiknya.
Tunjuk ajar, nasihat dan pimpinan adalah kewajipannya yang paling utama.
Kasih sayang, timbang rasa kepada anak-anak dan isteri-isterinya menjadi budaya.

Karenah anak-anak dan isteri-isterinya dia sabar menanggungnya.
Dihadapi dengan lemah lembut, tidak mengapa sekali-sekala menghukumnya.
Sentiasa mendoakan mereka, berlapang dada amalan hidupnya.
Kecewa dan putus asa mendidik tidak ada di dalam sikapnya.

Suami yang sholeh sentiasa berkhidmat dengan keluarganya.
Malah sering bersimpati dengan kesusahan mereka.
Urusan Akhirat sangat diutamakannya.
Urusan dunia tidak pula diabaikannya, di waktu mereka memerlukannya.

Kesalahan anak-anak dan isteri-isteri sentiasa dimaaf…